Pertama Kali Naik Shinkansen

shinkansen#3

Readers Sekalian, Shinkansen dikenal juga sebagai kereta peluru . . . kecepatan jelajahnya termasuk kenceng bisa sampai 270 km/jam. Selaku Bloger tahun lalu saya berkesempatan mengunjungi Jepang berkat undangan Salah satu Pabrikan Roda dua , Yamaha Indonesia. Nah pada satu kesempatan kami sempat pergi dari Tokyo ke Stasiun Kakegawa guna menuju markas besar Yamaha Motor Corporation. Sesaat masuk ke dalam kereta, senyapp,  kekedapannya cukup baik walaupun bunyi  akibat bantalan rel mengenai roda kereta masih terasa sedikit sedikit . . . katanya motor ini kenceng . . . cobain ahh pake GPS yang ada di ponsel . . . yup beneran 240-an km/jam euuy . . . kenceng juga tapi bener bener nggak kerasa euuy

Jadi Orang jepang banyak sekali yang memilih moda transportasi shinkansen ini dibanding pesawat terbang sekalipun  . . .kenapa? menurut guider kami saat itu . ..  jadi kalau menggunakan pesawat, orang harus datang lebih awal karena proses untuk boarding dan segala macemnya butuh waktu . . .plus lagi jarak antara rumah mereka dengan bandara lumayan jauh . .. karena bandara biasanya terletak dipinggir kota

Sedangkan walau kecepatan Shinkansen lebih ‘pelan’ dibanding pesawat . . .proses menunggu kereta tidak selama boarding pesawat dan stasiun pemberangkatan shinkansen lebih dekat dari tempat mereka tinggal karena biasanya terletak ditengah kota . ..  nahhhh asiik nih kalo di adopsi di Indonesia

Taufik of BuitenZorg

About these ads

Tag:,

Tentang Taufik

Taufik : Dad, Biker, Citizen Journalist

10 responses to “Pertama Kali Naik Shinkansen”

  1. Aa Ikhwan says :

    sip ajib bang haji,..belum pernah ane :D

  2. ipanase says :

    beda sama indo :(

  3. lokomotif kobong says :

    besok cobain TGV kang tp d eropa sn, dijamin lebih “nggilani” dr shinkansen…..

    oh ya, klo shinkansen di terapkan d indo perlu bikin jaringan rel yg baru, karena rel yg ada skrng tdk memenuhi syarat utk operasional kereta cepat, al : lebar gauge hnya 1067mm hrsnya 1435mm, kontur rel yg berkelok tajam & nanjak/turun scr curam hrsnya lurus dgn radius tikungan yg besar & landai, hrs jauh dr pemukiman penduduk/aktivitas warga, dan yg terakhir tentunya keamanan jaringan rel (pencurian/sabotase, perlintasan jalan) dgn dibuat elevated railway….

  4. Nadia says :

    wah, jd pengen juga. paling banter selama ini cuma naik commuter line jkt-bogor

  5. z1rider says :

    Wah, mantap wak haji. Go International :)

  6. galau says :

    ii desu ne… mo sangkai

  7. hendy says :

    baru disini bisa 10 besar

  8. Ayatulloh end says :

    naik yg n700 y mas bro? cobain yg hayabusha….tu lebih cepet lg….

  9. hamasaki says :

    d indonesia mah susah mas bro,baut2 rel’a pd d colongin..haha

  10. Ya Dee says :

    memabukkan tidak ya? soale saya naik bus suka mabuk he he

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 15.728 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: